Diponegoro

Aldora M. Fathu Rahman
25209669/ 1 EB 09

DIPONEGORO
karya Chairil Anwar
Di masa pembangunan ini
tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak gentar. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.

Analisa:
Bait pertama menceritakan tentang masa pembangunan, yaitu pada saat ini, seakan Pangeran Diponegoro hidup kembali. Kekaguman penulis sangat besar, seakan menyala seperti api.
Bait ke dua menceritakan pada masa lalu, Pangeran Diponegoro tak gentar melawan musuh yang lebih banyak seratus kali dirinya dengan pedang di kanan dan keris di kiri. Pangeran Diponegoro maju dengan semangat, semangatnya seperti selempang yang selalu dikenakannya.
Puisi ini menyiratkan tentang kekaguman penulis terhadap tokoh Pangeran Diponegoro, yang tak gentar dan penuh semangat dalam melawan penjajah pada saat itu. Hal tersebut patut dijadikan contoh untuk kita semua, dalam menjalani hidup ini, kita harus pantang menyerah, gigih, penuh semangat dan tak gentar, walaupun tantangan hidup sangat besar. Hal tersebut akan membuat kita menjadi orang yang sukses di dalam hidup ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

0 Response to "Diponegoro"

Posting Komentar